Minggu, 26 Agustus 2012

PROPOSAL PENELITIAN






















































 

  1. Apakah penggunaan lemak dingin, lemak panas dapat memekatkan rendemen minyak mawar ?
  2. Jenis pelarut apa yang paling baik untuk mengkstrak minyak mawar ?

  1. Bunga mawar sebagai penghasil minyak atsiri dengan menggunakan metode enfleurasi dan maserasi.
  2. Dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dengan peningkatan budidaya bunga mawar sebagai sumber bahan baku untuk menghasilkan minyak mawar.






















































  1. Letakan lemak/mentega putih dipermukaan nampan setebal ± 0,5 cm yang dilapisi plastik.
  2. Bunga mawar sebanyak 100 gr direndam bersama pelarut organik (heksan) selama 12 jam  dan ditaburkan diatas permukaan lemak/mentega putih.
  3. Simpan selama 6 hari pada suhu ruang dengan pergantian bunga setiap 24 jam dengan bunga mawar yang masih segar.
  4. Lemak/mentega putih ditimbang dan masukan kedalam beaker glass.
  5. Tambahkan alkohol 96% untuk melarutkan lemak.
  6. Aduk 3-4 kali selama 20 menit dan larutkan concentrate di dalam alkohol 96% yang dapat mengikat minyak atsiri
  1. Kemudian dipisahkan antara lemak dan alkohol yang mengandung minyak mawar yang akan merupakan ekstraksi
  2. Lakukan destilasi di dalam evaporator vakum pada suhu 40°C dan pelarut akan menguap dan menyisakan larutan semipadat berwarna merah kecokelatan yang disebut concentrate.
  3. Lakukan destilasi ulang dalam kondisi vakum pada suhu 45°C untuk memisahkan minyak dengan alkohol yang mengikatnya hingga dihasilkan minyak atsiri murni.

































































































































































PROPOSAL PENELITIAN